InformasiHerbal.com

imagesTanaman obat ini termasuk dalam familia Malvaceae. Nama latinnya adalah Sida rhombifolia Linn. Penamaan tanaman ini juga berbeda-beda di setiap wilayah. Di Jawa tanaman ini dikenal dengan nama sidaguri, sidagori, otok-otok atau juga sadagori. Di Sumatra dikenal dengan nama guri, saliguri. Masyarakat Nusa Tenggara mengenalnya dengan nama kahindu atau juga dikira. Sedangkan di Maluku dikenal dengan nama hutu gamo, sosapu, digo dan bitumu.
Perdu liar ini tumbuh subur di seluruh wilayah tropis dan terkenal sebagai gulma di lahan budidaya. Bagian yang digunakan untuk obat adalah seluruh bagian tumbuhan seperti batang, daun dan bunga, baik dalam kondisi segar atau sudah dikeringkan. Efek herbal yang dimiliki di antaranya sebagai antiradang, diuretik (peluruh kencing), analgesik (antinyeri), ekspektoran (peluruh dahak), tonikum (penguat stamina), antiinflamasi, diaforetik (meluruhkan keringat).
Sidaguri memang terkenal untuk mengobati asam urat. Asam urat merupakan penyakit yang diakibatkan karena menumpuknya purin dalam tubuh. Purin seharusnya dibuang bersama feses atau air kencing. Penumpukan purin ini bisa disebabkan karena bertambahnya usia, dimana kemampuan tubuh untuk mengubah protein menjadi nutrisi semakin menurun. Selama ini obat modern sering digunakan untuk mengobati asam urat dan rematik. Namun di sisi lain terkadang obat tersebut menimbulkan gangguan pada lambung. Sebagai alternatif maka orang menggunakan obat tradisional yang relatif sedikit efek sampingnya. Salah satunya adalah sidaguri. Herbal ini dapat digunakan untuk mengatasi asam urat karena tanaman ini mengandung senyawa aktif turunan benzofinon glikosida yang mampu menghambat pembentukan poxanthine. Poxanthine merupakan zat yang menyebakan asam urat.
Selain senyawa tersebut masih ada senyawa aktif lain yang terkandung dalam sidaguri, di antaranya adalah alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, steroid, efedrine dan minyak atsiri. Dengan adanya kandungan-kandungan senyawa tersebut. Dengan banyaknya senyawa-senyawa tersebut sidaguri pun memiliki banyak khasiat. Selain sebagai peluruh asam urat, secara empiris sidaguri juga bermanfaat untuk membantu melancarkan haid, mengobati bisul, kulit bernanah, eksim, merangsang enzim pencernaan, sembelit (susah buang air besar), melembutkan kulit, mengatasi influenza, demam, amandel difteri, tuberkulosis, radang usus, disentri, perut mulas, malaria, radang lambung, rematik, sakit gigi, sariawan dan cacingan. Bahkan di India sidaguri dipakai untuk mengatasi masalah kesuburan pada wanita.
Di sisi lain, sidaguri juga mempunyai efek yang mungkin tidak kita inginkan yakni dapat menyebabkan/ merangsang keguguran (abortivum). Sehingga bagi ibu hamil untuk berhati-hati mengkonsumsi sidaguri ini.
Berikut adalah contoh resep herbal sidaguri :
Untuk mengobati asma :
Iris tipis-tipis akar sidaguri sebanyak 50 – 60 gram. Tambahkan gula pasir, kemudian rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 2 kali sehari masing-masing setengah gelas.
Untuk mengobati asam urat :
Potong kecil-kecil akar sidaguri sebanyak 60 gram. Kemudian rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Diamkan sampai dingin, kemudian disaring. Minum sekali sehari setiap pagi.
Untuk pengobatan luar (bisul, kudis, kulit gatal, bengkak) :
Tumbuk halus sidaguri kemudian oleskan pada yang sakit.

Berbagai macam Kemasan produk Herbal  rosella bisa anda dapatkan di link berikut :
1. Ekstrak Sidaguri Dr. Liza

Leave a Reply